5 Alasan Unilever Gencar Canangkan Pemilahan Sampah Dari Rumah

Share:
Terjadinya bencana banjir di Indonesia bukanlah hal yang baru, sampah memiliki sumbangsih di dalamnya. Seperti yang kita tahu semua aspek memiliki peluang yang sama besar untuk menghasilkan sampah. Memilah sampah dari rumah atau sumbernya menjadi program unilever hingga membina selama 17 tahun bank sampah di berbagai daerah. Sebenarnuya apakah anda sudah tahu alasan pentingnya memilah sampah? Simak ulasan berikut.

Alasan Pentingnya Memilah Sampah di Rumah atau Sumbernya
1. Menjaga Kesehatan Masyarakat
Seperti yang kita tahu sampah yang dihasilkan sangat beragam dengan tingkat berbahaya yang berbeda. Sudah tahu bukan jika sampah juga digolongkan dalam sampah B3? Dimana keberadaan sampah ini bisa berbahaya untuk masyarakat jika tidak dipisahkan. Sampah b3 umumnya mudah terbakar dengan kandungan racun di dalamnya. Seperti pada sampah minyak wangi, hairspray dll, yang mana jika dibiarkan akan membahayakan lingkungan dan masyarakat.

2. Memudahkan Proses Mendaur Ulang
Daur ulang bisa menjadi salah satu solusi untuk mengurangi sampah plastik yang tak bisa mudah terurai. Sementara jika didaur ulang akan menghasilkan barang yang lebih bermanfaat. Kini kemasan sachet dari berbagai kemasan juga bisa didaur ulang untuk menjadi kemasan baru. Tak hanya hemat juga akan membantu agar tidak mengotori lingkungan, hal ini merupakan terobosan dari perusahaan Unilever.

Dimana perusahaan ini berkolaborasi dengan Fraunhofer Institute for Process Engineering and Packaging IVV Jerman untuk menghasilkan alat dengan nama CreaSolvR Process. Dengan teknologi ini kita bisa mendaur ulang kemasan untuk menghasilkan kemasan baru. Namun sebelum didaur ulang tentunya sampah harus dipisahkan terlebih dahulu dengan sampah lainnya. Apalagi kini telah ada bank sampah yang tersebar di seluruh Indonesia.

3. Meningkatkan Kebersihan Lingkungan
Seperti yang kita tahu, jika sampah organik lebih mudah untuk terurai dibandingkan dengan sampah anorganik. Apabila kita meyempatkan untuk memisahkan kedua sampah ini tentunya kebersihan lingkungan bisa didapatkan. Sampah anorganik yang masih bersih karena dipisahkan juga akan lebih mudah untuk didaur ulang. Agar bisa meningkatkan kebersihan anda bisa menyiapkan satu  wadah khusus sampah anorganik supaya tak tercampur.

4. Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Unilever memang telah lama membina banyak bank sampah yang ternyata juga mampu memberi tambahan penghasilan. Sampah anorganik yang telah dipisahkan dan disetorkan ke bank sampah akan ditimbang dan nantinya akan diuangkan. Anda bisa mengambilnya dalam kurun waktu bulanan atau tahunan karena biasanya diberikan dalam bentuk tabungan agar jumlahnya cukup banyak.
Jika dalam setahun tentunya tabungan tersebut bisa digunakan untuk banyak hal dari memisahkan sampah saja. Sampah sampah anorganik kini juga bisa diperoleh dengan mudah mengingat banyak kemasan yang menggunakan plastik. Daripada dibuang begitu aja tanpa memisahkan kemudian kotor, maka sampah tidak akan ada nilainya. Hanya akan mengotori lingkungan dengan penguraian yang membutuhkan waktu panjang.

5. Mengurangi Tumpukan Sampah di Laut
Sampah yang tidak dikelola dengan baik tak hanya berakhir di TPA namun juga bisa berakhir di lautan. Dalam sebuah penelitian mengatakan jika dalam 2 hari saja penduduk di Jakarta bisa menghasilkan sampah sebesar candi Borobudur. Dengan memisahkan sampah organik dan anorganik agar mudah didaur ulang, tentunya akan mengurangi sampah di laut. Dengan cara yang telah dicanangkan oleh Unilever untuk memilah dan menyetorkan di bank sampah.

Bank sampah sendiri kini sudah menyentuh seluruh lapisan masyarakat, baik yang di kota maupun yang di Desa. Kesadaran masyarakat harus terus ditingkatkan dalam memilah sampah karena banyak manfaat yang kita petik. Memilah sampah juga bukan merupakan hal yang susah terutama jika langsung dipisahkan begitu memilki sampah anorganik atau organik.